Header Ads

Saat Bimtek, 5 Pustakawan Siantar Terpilih, Salah Satunya Pustakawan Gereja HKBP


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan Perpustakaan (pustakawan) se-kota Pematangsiantar dilaksanakan di Ruang Serbaguna kantor Bappeda Jalan Merdeka kota Pematangsiantar pada 7- 9 Oktober 2019.

Narasumber Franki Sihombing dari perpustakaan nasional saat menguji (praktek) membuat laporan kegiatan harian kepada peserta, terlihat rata-rata peserta sudah memahami pelaksanaan membuat jurnal laporan sirkulasi di perpustakaan, maka terpilihlah 5 orang pustakawan terbaik.

BACA JUGA  Tingkatkan Layanan, 100 Pustakawan Siantar Dibimbing Pustawan Nasional dan Propinsi Sumut

Peserta Bimtek seusai mengikuti Bimtek Perpustakaan di Perpustakaan umum  Sintong Bingei kota Pematangsiantar.
Adapun pustakawan yang mampu dan terpilih dengan nilai terbaik adalah :
Rena Pangaribuan SMP Negeri 2 Pematangsiantar K.Pandiangan dari SD 12 7971 Tanjung Pinggir, Ida Prakarty Rajagukguk dari Rumah Ibadah HKBP Pematangsiantar, Antonius P. Purba dari SD 122371, dan Lasmaria aruan SD 124399.

Franki Sihombing kepada peserta mengatakan, agar serius mengasa kemampuan dibidang perpustakaan, karena pelayanan petugas atau pustakawan di perpustakaan mempermudah dan membuat kenyamanan pengunjung.

BACA JUGA  Siantar adakan Koordinasi Pengembangan Perpustakaan, Jojor Sitorus : Sekolah Wajib Memajukan Perpustakaan

Peserta Bimtek bersama narasumber Franki Sihombing dari Perpustakaan nasional dan Suriadi dari Propinsi Sumut.
"Disamping kita "memviruskan" minat baca, kita juga harus mampu membenahi dan mengelola buku-buku di perpustakaan, karena tugas dan pelayanan kita membuat pengunjung betah mengunjungi perpustakaan,"ujar Franki, mengucapkan selamat kepada pustakawan yang terpilih terbaik.

"Semoga dengan adanya kunjungan keperpustakaan kita, pembaca akan mendapatkan mamfaat bukan sekedar memminjam atau membaca buku,"tutupnya.

Narasumber lainnya, Suriadi dari Perpustakaan Propinsi Sumatera Utara berpesan, agar setiap buku yang ada di perpustakaan harus sesuai klasifikasinya.

BACA JUGA  Forum Literasi Dilantik Walikota Siantar, Ini Harapan Tagor Sitohang, SH Terhadap Dosen dan Guru

Peserta Bimtek terbaik dengan Franki Sihombing dan moderator Hendrik Sihombing.
"Kalau buku-buku sudah ada, harusnya sesuai klasifikasinya yang standart internasional, karena klasifikasi ini mempermudah bapak ibu mencari dan mendapatkan buku,"kata Suriadi mencontohkan dan mempraktekan sistem klasifikasi buku kepada peserta, Rabu (9/10/2019).

Dra. Neslianita Sinaga Kepala dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar dalam laporannya mengatakan, Bimtek pengelolaan Perpustakaan dilaksanakan dalam rangka mengembangkan dan penguatan pengelola perpustakaan ditingkat sekolah, taman bacaan, dan rumah ibadah tahun anggaran 2019.

"Bimtek ini kami laksanakan dalam rangka peningkatan pengelolaan pustawan baik disekolah, rumah ibadah dan taman bacaan masyarakat. Semoga melalui Bimtek ini para pustawan ditempatnya bekerja lebih baik lagi mengelola perpustakaan sehingga pengunjung perpustakaan dapat lebih meningkat lagi."ujar Neslianita Sinaga.

Herbert Aruan Spd. MH Kepala bidang pengembangan minat baca perpustakaan kota Pematangsiantar didampingi Turbunia Marpaung Kasi Pengembangan tenaga perpustakaan saat menutup bimtek mengatakan, agar seluruh peserta tetap berkordinasi kepada perpustakaan daerah Pematangsiantar.


100 Pustakawan Siantar Dibimbing Pustawan Nasional dan Propinsi Sumut

"Mari kita tingkatkan layananan di perpustakaan, baik sekolah, taman bacaan dan rumah ibadah, sehingga kunjungan pembaca meningkat,"ungkap Herbert Aruan sambil membagikan secara simbolis sertifikat dari penyelenggara.

Ida Prakarty Rajagukguk salah satu peserta Bimtek Perpustakaan mengatakan, Bimtek ini sangat berguna sekali bagaimana petugas perpustakaan melayani pengunjung.

"Ini pendidikan yang bagus sekali, jadi kami tahu bagaimana mengelola dan mengembangkan perpustakaan. Dengan adanya kegiatan ini kami tahu membedakan mana buku umum, buku sains dan lainnya sesuai klasifikasi,"ungkap Ida Rajagukguk.


Penulis   : tagor
Editor     : tagor





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.