Header Ads

Densus 88 Dikabarkan Tangkap Pengemudi Ojol Terduga Teroris


LINTAS PUBLIK - SERANG,  Setelah mengamankan empat terduga teroris di berbagai tempat di wilayah Banten, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dikabarkan kembali menangkap seorang warga Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

AM (25), terduga teroris yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) diduga ditangkap Densus 88 Anti Teror saat memesan makanan cepat saji di daerah Ciceri, Kota Serang.

ilustrasi
“Abang saya kan ojek online juga, kemarin cerita, hari Kamis (14/11/2019), dekat rel ada yang ditangkap driver ojol sama Densus. Istri sama anaknya yang ditangkap datang ke sana, nangis-nangis,” ujar salah seorang pedagang di Jalan Trip Jamaksari yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, pengurus RT, tokoh pemuda dan warga setempat mengaku kaget mendapatkan informasi tersebut. Lantaran, informasi yang diperolehnya, AM ditangkap karena diduga terlibat dalam kelompok terorisme di Indonesia.

“Ya jelas kaget. Sepengetahuan saya selaku ketua RT-nya, itu kan dia di rumah aja. Sekalipun keluar, ngebantu kakaknya,” kata Ketua RT 01 RW 01, Mukhlis, kepada wartawan di kediamannya, Minggu (17/11/2019).

Informasi yang didapat oleh Mukhlis, AM ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror di daerah Ciceri, Kota Serang, saat akan memesan makanan cepat saji. Terduga pelaku kemudian langsung dibawa ke Mabes Polri untuk diperiksa.

“Istilahnya baru sekarang ini usaha ojek online (ojol). Kemarin-kemarin kan jualan di (Pasar Induk) Rau, ngebantu di gilingan padi. Makanya enggak kemana-mana, makanya saya kaget tadi kata (ngobrol) sama ketua pemuda, AM ketangkep di Ciceri,” jelasnya.

Mendapatkan informasi tersebut dan telah ramai diperbincangkan oleh warga, Mukhlis berencana menemui keluarga AM malam ini, guna memastikan informasi tersebut.

Mukhlis tak hanya sendiri untuk menggali informasi kepada keluarganya, dia akan mengajak tokoh pemuda setempat dan tokoh masyarakat lainnya untuk bersilaturahmi dengan keluarga AM.

“Saya mau konfirmasi ke orang tuanya, karena waktu sudah mau magrib, kata saya nanti aja lah. Terus di pos ada ketua pemuda, saya ngobrol. Saya dapat berita juga baru sepintas, belum menditail,” terangnya.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Anti Teror juga mengamankan QK (50), DA (28), AP (45), dan MA (45), di sejumlah daerah di Banten.

sumber   : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.