Header Ads

Meninggal, Ciputra Tinggalkan Jaringan Bisnis Properti di 18 Kota di Indonesia


LINTAS PUBLIK - JAKARTA – Ciputra, pemilik Grup Ciputra meninggal dunia di Singapura Rabu (27/11/2019) dalam usia 88 tahun.

Ciputra sukses mengembangkan berbagai bisnisnya di Indonesia, mulai dari real estate, rumah sakit, media telekomunikasi dan keuangan.

Kabar meninggalnya pria yang akrab disapa Pak Ci ini disampaikan Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari, di Jakarta, Rabu (27/11/2019).


PT Pembangunan Jaya merupakan salah satu perusahaan yang didirikan Ciputra dan semakin berkembang saat ini.

Menurut laman Wikipedia.org, Dr (HC) Ir. Ciputra dilahirkan di Parigi, Sulawesi Tengah, pada 24 Agustus 1931.Ciputra sukses mengembangkan usaha Jaya Grup, ia juga sukses lewat usaha Metropolitan Grup dan Ciputra Grup yang sebagian besar bergerak dibidang properti.

Ciputra juga bergerak sebagai filantropis dan bergerak dibidang pendidikan melalui Universitas Ciputra.

Jaringan Properti

Ciputra sukses membangun jaringan properti di Indonesia, mulai bagian Barat hingga Indonesia Timur. Sedikitnya, Ciputra Group telah berhasil mengembangkan proyek perumahan di 18 kota di Indonesia dalam tiga dekade terakhir.

Bahkan usahanya sudah berkembang ke luar negeri, diantaranya Vietnam (Ciputra Hanoi International City), Kamboja (Grand Phnom Penh International City), India dan China (Grand Shenyang International City).

Pria yang terkenal ramah ini juga mengembangkan usaha sektor kesehatan dengan membangun sejumlah rumah sakit.

Yaitu Ciputra Hospital CitraGarden City, Ciputra Hospital Tanggerang, Ciputra Medical Center, Ciputra SMG Eye Clinic (CSEC), dan CDerma – Dermatology and Aesthetic Center.

Ciputra juga mengembangkan bisnis di sektor media dan telekomunikasi serta keuangan.

Hingga saat ini belum diperoleh informasi, dimana Ciputra akan dimakamkan.

sumber   : posk

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.