Header Ads

Diduga Akibat Beda Pilihan Calon Kepala Desa, Jerikson Situmorang Dianiaya Hingga Tewas


LINTAS PUBLIK, Jerikson Situmorang, warga Huta Lumban Gaol, Desa Parsaoran Urat, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, menjadi korban penganiayaan. Diduga korban dianiaya karena berbeda dukungan saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) bulan lalu di Samosir. Setelah dua hari mendapat perawatan, korban akhirnya meninggal.

Korban sedang diotopsi.
Hal itu dibenarkan Kapolres Samosir AKBP Muhammad Saleh, melalui Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Jonser Banjarnahor saat dikonfirmasi melalui seluler teleponnya dan sesuai presrilis Polres Samosir, Selasa (17/12).

“Benar, telah terjadi kejadian tindakan penganiayaan terhadap Jerikson Situmorang. Korban sempat menjalani rawat inap selama 2 hari. Namun nyawa Jerikson Situmorang tidak tertolong dan akhirya meninggal dunia di RS Hadrianus Sinaga Pangururan, Samosir,” sebutnya.

Sesuai keterangan sejumlah saksi, pelakunya adalah Perengki Situmorang (25) bekerja sebagai petani tinggal satu desa dengan korban dan tersangkanya sudah kita amankan di Mapolres Samosir,” kata Jonses Banjarnahor.

Kejadian ini dilaporkan pertama kali oleh keluarga korban Manton Situmorang (32) bersama Lasron Situmorang (25) ke Polsek Palipi. Menurut keduanya, kejadian terjadi pada Jumat malam sekira pukul 21.30 WIB.

Dalam keterangannya kepada polisi, Manton Situmorang mengaku didatangi Lasron Situmorang yang mengatakan korban Jerikson Situmorang sudah tergeletak di selokan.

Melihat kondisi korban, Lasron bersama istri korban langsung membawa berobat ke Puskesmas Mogang, Kecamatan Palipi dan karena kondisi korban sudah parah lalu dirujuk ke RSU Hadrianus Sinaga di Pangururan. Setelah diopname beberapa hari, korban pun meninggal dunia pada Senin, 16 Desember 2019.

Menurut Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Jonser Banjarnahor bahwa pihaknya saat ini masih tetap mendalami kasusnya yang mengakibatkan Jerikson Situmorang meninggal dunia, dikarenakan ada dugaan sepertinya sebelum-sebelumnya ada sentimen antara kedua orang tersebut,” tambah Jonser Banjarnahor.

AKP Jonser Banjarnahor juga akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka Perengki Situmorang, dan korban yang meninggal Jerikson Situmorang saat ini sedang dibawa ke rumah sakit Medan untuk diotopsi guna memastikan kematianya,” ujar Kasat Reskrim.

sumber   : fase


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.