Header Ads

Kios di Depan Stasiun Kereta Api Terbakar, Seorang Perempuan Diamankan


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, 12 kios di kompleks stasiun kereta api jalan WR Supratman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan hangus terbakar dilahap si jago merah.


Peristiwa yang menggemparkan tersebut terjadi pada Senin sore (16/12/2019) sekira pukul 16.00 Wib.


Menurut warga sekitar, JP Simanjuntak (59) pemilik kedai Willy Oscar (10 meter dari lokasi kebakaran), api berasal dari salah satu kios yang dijadikan tempat tinggal. Ada dugaan, tempat tinggal tersebut dibakar oleh seorang perempuan hingga merembet ke kios lainnya.

"Awalnya terjadi pertengkaran antara ibu dan borunya. Memang borunya itu agak berbeda dengan perempuan lainnya. Ada galaknya. Pertengkaran mereka didamaikan petugas kepolisian yang sedang nongkrong tak jauh dari lokasi kebakaran. Setelah dilerai, tak lama borunya itu keluar rumah dan membeli sesuatu. Setelah kembali masuk ke rumah, tiba-tiba api sudah membesar dari kasur. Bahkan borunya sempat santai mengutarakan "sudah besar api," sambil bergegas melarikan diri,"kata JP.

Sambungnya, petugas kepolisian yang sedang nongkrong, langsung mengamankan perempuan tersebut (24 tahun) dan membawanya ke Polres Pematangsiantar.

"Warga tadi sudah geram mau diramai-ramaikan. Polisinya cepat mengamankan,"katanya.

Hal yang sama dikatakan pekerja bengkel Zulham (38) salah satu kios yang terbakar.

"Api dari kios yang dijadikan tempat tinggal. Kemungkinan sengaja dibakar. Sudah diamankan kepolisian tadi perempuan itu. Namanya kami gak tahu, cuman panggilannya A,"ucap Zulham.

KBO Intelkam Iptu Suparmen membenarkan pihak kepolisian mengamankan salah seorang wanita.

"Ada tadi diamankan seorang wanita. Kita sedang selidiki, apakah dibakar dengan sengaja atau tidak. Kita juga lagi menindak lanjuti adanya informasi bahan bakar minyak lampu. Kelanjutnya sm humas Polres Siantar aja ya,"ucap KBO.

LIHAT JUGA VIDEONYA 7 Rumah Terbakar di Depan Stasiun Kereta Api Siantar

7 Rumah Terbakar di Depan Stasiun Kereta Api Siantar


Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.