Header Ads

Malam Ini, Bold Xperience Hadirkan Superman Is Dead dan Endank Soekamti, Manggung di Stadion Sangnaualuh Siantar


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Musisi terkenal Endank Soekamti dan Superman Is Dead (SID) akan kembali manggung di Kota Pematangsiantar tepatnya di Stadion Sangnaualuh, Selasa (17/12/2019) dimulai pukul 17.00 Wib.

Sebelumnya, Bold Experience dan event organizer (EO) menggelar meat and greet di Grand Palm Hotel, Selasa sore (17/12/2019) sekira pukul 14.00 WIB. Dimana saat meat and greet sedang berlangsung, baik seluruh fans dari kedua band ternama itu.

Personil Band Superman Is Dead dan Endank Soekamti Saat Berada Didalam Hotel Untuk Meet & Greet Bersama Fans
Dipertemukan, bahkan seluruh Fans dari kota siantar bisa berinteraksi langsung dengan personil SID dan Endank Soekamti. Tak lupa juga, diacara akhir para fans menyempatkan waktu untuk berfoto bersama.

Dari pembicaraan yang dikutip dari Band Endank Soekamti saat Meet & Greet. Personil mengatakan jika band mereka berasal dari kota Yogyakarta didirikan pada 1 Januari 2001.

"Band kita ini merupakan band yang cukup kreatif, Kreasi. Jadi, Band ini bukan hanya sebatas aransemen lagu dan lirik yang unik. Melainkan kita mampu membuat penggemar kita itu tetap dekat,"ujarnya.

Hingga saat ini, sudah cukup banyak musisi yang berkolaborasi dengan Endank Soekamti.

Dari 2001 sampai saat ini, band Endank Soekamti telah melahirkan 8 album. Empat diantaranya dibawa label rekaman mereka sendiri.

Sedangkan untuk jam terbang, band asal Yogyakarta ini sudah mendapatkan gelar "Raja Pensi" oleh sebuah majalah musik nasional. Band ini juga sering tampil disejumlah festival, "kata salah satu penggemar atau Fans diacara.

Kemudian, Fans SID kota siantar ketika diwawancarai lagi menjelaskan. Kalau Superman Is Dead (SID) ini erupakan group band asal Kota Bali bang. Dengan debut album berjudul Kuta Rock City pada tahun 2003 yang lalu. Dari album itu, SID meraih penghargaan double platinum.

"SID digawangi JRX pada drum, Eka Rock pada bas, serta Bobby Kool di giitar dan lead vocal. SID memilih genre musik punk dengan sentuhan rock n roll,"ujarnya Mayang (43) fans Suparman Is Dead dari Kota siantar.

Pokoknya, sudah banyak lah penghargaan yang sudah didapatkan SID ini. Ya, mulai dari Anugerah Musik Indonesia Award kategori the best rock album nomine untuk album black market love 2006. Ada juga, Net TV kategori group/band/duo of the year 2014, Rolling Stone Indonesia Reader Choice Awards 2014.

Hingga Anugerah Musik Indonesia Awards kategori duo/group rock terbaik 2014 dan penghargaan lainnya. Bahkan, SID merupakan band satu satunya asal Indonesia yang pernah manggung di Warped Tour Festival di Amerika Serikat.

Juga menjadi band kedua dari Asia yang tampil di negeri Paman Sam tersebut. Itu dilakukan SID pada tahun 2009 yang lalu. Malah untuk merayakan moment 22 tahun, SID menggelar konser di Eropa pada tahun 2017 yang lalu, "tambahnya Mayang.

Di akhir acara tersebut, ada tanya Jawab antara fans dan Endank Soekamti dan SID (Superman Is Dead) lainnya. Tak itu saja, para Fans kedua Band ternama itu juga disertakan untuk memberikan saran kepada kedua bintang tamu tersebut agar mengelilingi kota Pematangsiantar.

Selanjutnya, Jenrix personil Superman Is Dead mengatakan. Bahwa mereka sudah Jalan-jalan ke Patung Dewi Kwan in dan Pohon Natal di Kota Siantar. Kemudian, mereka berencana akan mengelilingi kota Pematangsiantar.

Dalam penampilan malam ini band SID sendiri mengaku akan tampil dengan membawa 12 lagu. Begitu juga dengan Band Endank Soekamti juga akan membawakan sebanyak 12 lagu saat manggung malam ini.

"Kita sudah mengelilingi kota Pematangsiantar, dan kami pun merasa puas. Apalagi, untuk harga-harga barang dan jajanan di Kota siantar ini sangat terjangkau dari kota lain. Nanti malam kita akan menyanyikan sebanyak 12 lagu," ujarnya.

Saat salah satu fans menanyakan apa tips membuat SID tetap eksis sampai 25 tahun dan selalu kompak. Dan kenapa band seperti SID mau terlibat dalam isu Sisial. Jenrix mengatakan, terpenting adalah komidmen buat tim. Karena kita bekerja secara timwork.

Jadi, kalau ada masalah isu sosial karena SID sendiri peduli dengan sosial. Lagian, kita lahir tumbuh dan mati di bali. Rumah kami cuma satu. Kesuksesan bisa dicari. Tapi rumah nenek moyang kami tak tergantikan.

Secara balinese ada isu sosial berbahaya alam dan budaya adat dibali sebagai amcaman. Jadi, kami juga menganggap bahwa itu diberkati banyak faktor kami yang membuat beruntung,"ucapnya.

Penulis  : franki
Editor    : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.