Header Ads

Video Viral, Kakek Pengemis yang Tongkatnya Berpaku Ternyata Memang Buta


LINTAS PUBLIK, Video kakek berpakaian putih dan berating beredar luas dan menjadi viral. Dalam video tersebut kakek ini mengemis di pinggir jalan di kawasan elit Centul City, Kabupaten Bogor. Ia terlihat seperti orang buta yang berharap derma dari pengendara.

kakek ini juga melengkapi dirinya dengan tongkat yang diberi paku. Tongkat ini di amankan polisi yang datang ke rumah kakek pengemis ini.

kakek pengemis yang sedang duduk di pinggir jalan
Kapolres Bogor, AKBP Muhammad Joni, kepada wartawan mengatakan petugas telah memeriksa kebenaran informasi video yang viral di media sosial terebut. Pengecekan dilakukan Polsek Babakan Madang yang dipimpin Panit Reskrim Iptu Budi Sehabudin, Selasa (28/1/2020).

Hasilnya, kakek pengemis ini diketahui bernama Ajar (70). Polisi juga sudah menemui Ajar di rumahnya di Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Kedatangan polisi didampingi aparatur Desa Bojong Koneng.

Diketahui Ajar menjadi pengemis sejak 2004 dengan kondisi mata tak lagi bisa melihat. Polisi juga menemukan tongkat berpaku yang sehari-hari digunakan Ajar.

“Ajar punya alasan sendiri mengapa tongkatnya itu dipasangi paku-paku. Menurutnya, tongkat berpaku digunakan karena jalan arah rumahnya becek. Jadi, tongkat itu bukan untuk mencelakai orang,” ungkapnya.

Ia mengatakan video yang beredar diambil wanita penumpang mobil. Sambil mengambil video, wanita itu memberikan peringatan kepada warga yang melintas di Sentul City. Wanita itu kemudian memvideokan Ajar yang sedang duduk di pinggir jalan.

"Ini kejadiannya sudah sering di Sentul City bukan sekali dua kali, lebih beberapa kali. Orang ini muncul hanya di weekend atau hari-hari libur besar. Nih ya, ni kalau ketemu di Sentul City ini nggak usah dibantu. Nggak usah dibantu, karena ini modus. Modus...modus. Biasanya dia cuma minta diantar, tapi ujung-ujungnya cuma minta uang. Di ujung tongkatnya itu penuh dengan paku," tutur wanita tersebut.

Wanita perekam yang melintas di Sentul ini menuding, Ajar berpura-pura buta. Sambil menekankan kembali agar warga tidak perlu menolongnya.

"Pokoknya kalau ketemu orang seperti itu di Sentul City, tidak usah dibantu. Dia biasanya lebih nekat jalan ke tengah jalan pura-pura buta. Kita nggak pernah tahu dia didampingi oleh siapa," kata wanita ini menegaskan.

sumber   : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.