Header Ads

Ephorus GKPS Titip Pesan Kepada Asner Silalahi


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba STh memberikan sejumlah harapan kepada Asner Silalahi bila kelak menjadi Walikota Pematangsiantar. Harapan tersebut tentang bagaimana Kota Pematangsiantar bisa bangkit dan semakin maju di hari mendatang.

Pada Selasa pagi kemarin (4/2/2020) , Asner Silalahi bersama keluarga datang ke Kantor Pusat GKPS di Jalan Pdt J Wismar Saragih dan bertemu dengan Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba STh beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu, Asner Silalahi menyampaikan bahwa tujuan kedatanganya itu untuk bersilaturahmi dan meminta pendapat tentang bagaimana kondisi Kota Siantar saat ini.

Mengawali pembicaraan, Asner Silalahi mengaku punya impian dan rencana untuk membangun Kota Siantar. Sehinga dirinya ikut berjuang dalam pencalonan Walikota Pematangsiantar yang digelar pada September 2020 mendatang.

Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba STh dan jajarannya foto bersama dengan Ir Asner Silalahi MT.
“Saya lahir dan besar di Siantar dan istrinya Juliati br Sihombing juga merupakan kelahiran Siantar. Setelah menyelesaikan studi, saya bekerja sebagai PNS di Kementerian PUPR dan sudah 23 tahun ditempatkan di wilayah Papua dan tahun 2015 dipindahkan ke wilayah Sumatara Utara,” ujar Asner mengawali perkenalannya.

Sebagai putra Siantar, Asner mengaku telah memiliki sejumlah program-program dalam pengembangan SDM di pemerintahan maupun pembangunan penataan Kota Pematangsiantar.

Lalu Asner pun memaparkan sekilas hal-hal apa saya yang akan dilakukan dalam pemperbaiki sistem pemerintahan, pembangunan infrastruktur dan pembangunan kemasyarakatan.

Pada kesempatan itu, Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba STh mengatakan bahwa di Kota Siantar sedikitnya ada 3 lembaga gereja yang berkantor pusat di Siantar.
Melihat ini, Ephorus mengatakan sudah selayaknya Pemko Siantar memiliki Dewan Kota yang diiisi oleh para tokoh-tokoh agama.

Dewan Kota ini fungsinya sebagai penasehat dan memberikan masukan-masukan kepada Walikota agar kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan benar-benar kebutuhan masyarakat.

“Salah satunya adalah pembangunan Tugu Raja Sangnawaluh. Kalau saya pribadi berpendapat, lebih baik di buat lahan khusus sebagai tempat pembangunan Tugu Raja Sangnawaluh. Misal Pemko membuat lahan baru 1 hektar untuk pembangunan tugu sekaligus menjadi ruang terbuka hijau. Tidak harus di inti kota,” jelas Pdt Rumanja Purba STh.
Demikian juga halnya bantaran Sungai Bah Bolon. Menurut Ephorus layak untuk dikembangkan dan diperhatikan oleh Pemerintah sehingga bisa menjadi wahana pariwisata Kota Siantar.

“Saya percaya kepada Asner Silalahi mampu membawa Kota Siantar ini untuk bangkit dan maju. Jadi apa yang kami sampaikan tadi seperti meningkatkan ruang terbuka hijau, mempertajam ikon ciri khas Siantar dan harapan lainnya, kami titipkan kepada Asner Silalahi untuk mewujudkannya,” harap Ephorus GKPS.

Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba STh juga sedikit menyinggung sistem perpolitikan di Indonesia ini, yang tergantung kepada pengurus pusat partai politik dalam mengusung calon untuk pemimpin daerah.

“Kalau saya berpendapat, lebih baik pengurus partai di daerah itu yang menentukan calonnya. Karena pengurus yang di daerah ini nya yang mengetahui kondisi di daerahnya dan calon mana yang layak untuk diusung,” terang Pdt Rumanja Purba STh.

Menanggapi nasehat dan masukan dari Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba STh, Asner Silalahi berterimakasih kepada Ephorus GKPS berserta jajarannya yang telah memberikan waktu dan pemikirannya.

“Tadi sudah banyak saya dengar masukan dan ide-ide yang tujuannya untuk Kota Siantar ini bisa bangkit dan maju. Semuanya telah saya catat. Dan mudah-mudahan Tuhun memberikan jalan dan kesempatan kepada saya untuk bisa merealiasikan program tersebut di Kota Siantar,” terang Asner Silalahi.

Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri Pdt Anita D Saragih (Kepala SPI), Pdt Albert H Purba (Kadep Maruria), Pdt Sarinus Sipayung (Kabiro Administrasi) dan Pdt Dawita Purba (Kepala Litbang).

Penulis   : rel
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.