Header Ads

4 Bulan Lagi Siantar Bebas Sampah, Dedy Tunasto : Kami akan Dukung Anak -anak Siantar


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan(Kummunitas PPL) kota Pematangsiantar bertekad membantu penangulangan sampah di kota pematangsiantar.

Salah satunya pemuda itu adalah Amran Kasim, Amran Kasim adalah anak Siantar yang telah lama merantau di Pulau Jawa dan Pekan baru, dirinya adalah pekerja dan sekaligus pengolah (penyulingan) limbah sampah.


"Saya akan terapkan ilmu saya untuk Siantar ini, semoga 4 bulan ke depan Siantar sudah bisa (bebas) menangulangi limbah sampah,"kata Amran menunjukan simtem mengolahan limbah sampah baik yang menjadi Bio Solar, dan biji pelastik, Minggu (1/3/2020) di acara car Free day di jalan Adam Malik Pematangsiantar.

Kata Amran lagi, Dalam Minggu ini mesin-mesin pengolaan limbah sampah baik mesin penyulingan menjadi Bio Solar, Premium dan Minyak tanah akan selesai dibangun.

"Kami meminta kerja sama dengan Pemko Siantar melalui Dinas Lingkungan Hidup, kami sudah memasan mesin Penyulingan dan mesin caca (biji plastiK) yang nantinya akan dioperasikan di Pematangsiantar, mohon doa masyarakat Siantar semua,"ujar Amran yang sudah mengeluarkan sekitar Rp.60 juta untuk perakitan mesin pengolahan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dedy Tunasto Setiawan  kepada lintaspublik.com mengatakan, akan mendukung program anak-anak Siantar mengolah limbah sampah.

"Kami dukung sepenuh anak-anak Siantar yang kreatif ini. Semoga pengalaman mereka mengolah limbah Sampah menjadi tepat guna dapat berhasil."kata Dedy, yang akan menyediakan tempat produksi mereka sementara di Tanjung Pinggir berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah (Bank sampah).

Informasi yang diterima lintaspublik.com 15 kilo bahan limbah plastik akan disuling menjadi 8 liter Bio Solar, 3 liter premium dan 1 liter Minyak tanah.  Monunitas anak-anak Siantar peduli lingkungan ini belajar (bekerja) di Bogor dan Pekan Baru, kini mereka akan mengaflikasikan ilmu mereka untuk menangulangi sampah di kota Pematangsiantar.




Penulis   : tagor
Editor      : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.