Header Ads

Warga Siantar Ditangani Rumah Sakit Belum Terjangkit Virus Corona


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Pasien yang sempat ditangani di Rumah Sakit TK IV 01.07.01 atau sering disebut Rumah Sakit Tentara Pematangsiantar belum pasti terjangkit virus Corona.

Pasien diketahui baru pulang Umroh 6 hari lalu. Dimana negara Arab Saudi terdapat warga yang terjangkit Virus Corona.

"Pasien baru saja pulang Umroh 6 hari lalu dari negara Arab Saudi. Dia mengalami flu, batuk dan pilek. Kemudian, ditangani di ruang isolasi UGD pada Rabu malam sekira pukul 21.00 Wib. Negara Arab Saudi kita tahu ada terjangkit virus Corona, kemudian pasien saat inu kategorinya Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kemudian pada hari Kamis dini hari sekira pukul 01.30 Wib, pasien kita rujuk ke Rumah Sakit Adam Malik di Medan," kata Kepala Rumah Sakit TK IV 01.07.01 Pematangsiantar, Mayor.Ckm.dr.Hadi Zulkarnain M.Ked (Card) Sp.JP, Kamis (12/3/2020).


Wakil Direktur (Wadir) I Bidang Pelayanan dan Keperawatan, RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar dr.Harlen Saragih menjelaskan pasien belum terjangkit virus Corona.
Harlen hanya mendengar informasi bahwa pasien tersebut baru pulang dari Mekkah.

"Masih dugaan. Belum mengarah ke sana (Corona). Belum positif," ungkapnya.

Harlen menambahkan, pasien tersebut mengalami demam dan batuk. "Informasinya sudah dibawa ke Medan," ucapnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Siantar dr Ronald Saragih memastikan, pasien tersebut tidak terjangkit Corona.

"Bukan Corona. Masih orang dalam pemantauan (ODP). Karena dia (baru pulang) dari daerah tertular. Pokoknya dari luar negeri lah," jelasnya.

Ronald pun memastikan, pasien tersebut tak lagi dirawat di rumah sakit di Siantar.

Ditanya soal gejala yang dialami pasien itu, Ronald mengatakan, tidak ada gejala yang berhubungan dengan Corona.

"Gejala menurut dokter nggak ada. Ada penyakitnya. Penyakitnya tidak berhubungan Corona. Tidak ada keluhannya berhubungan dengan Corona," tandasnya.

Penulis  : franki
Editor    : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.