Header Ads

Ada Poto Asner Silalahi, PDAM Tirtauli Enggan Isi Ulang Air Cuci Tangan di Tengah Wabah Corona


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Di tengah wabah virus corona yang melanda dunia termasuk Indonesia, dibutuhkan peran serta seluruh pihak untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

BACA JUGA  Asner Silalahi Sediakan Tempat Cuci Tangan di Pasar Horas dan Pasar Dwikora


Di Kota Pematangsiantar, Ir.Asner Silalahi dengan rasa kemanusiaan menyediakan faislitas cuci tangan umum di tempat-tempat publik seperti di Pasar Horas tepatnya depan Halte Gok Jalan Sutoyo, Siantar Square Jalan Vihara, Kedai Kopi Nainggolan Jalan Gereja dan Pasar Dwikora Jalan Patuan Anggi.

Dalam hal ini, Asner Silalahi menggandeng Forum Bersama Lasker Merah Putih Siantar-Simalungun dalam pembuatan fasilitas cuci tangan umum tersebut.

Namun, setelah dimanfaatkan masyarakat, fasilitas cuci tangan umum tersebut pun terhenti karena air di tangki tersebut kosong. Pasalnya, PDAM Tirtauli enggan melakukan pengisian ulang karena adanya poster Asner Silalahi yang nota bene bakal calon. Padahal sebelumnya, PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar mengisi air di tangki tersebut setelah disurati Forum Bersama Lasker Merah Putih Siantar-Simalungun tertanggal 30 Maret 2020.

Dalam suratnya, meminta bantuan mendistribusikan air di 4 lokasi fasilitas cuci tangan tersebut. Mereka juga siap membayar biaya administrasi yang ditentukan dalam penyaluran air ke tangki.

Ketua Forum Bersama Lasker Merah Putih, Nelson Simatupang sangat menyesalkan tindakan PDAM Tirtauli tersebut, Jumat (3/4/2020).

Menurutnya, poster Asner Silalahi yang ditempel di tangki tersebut tanpa ada kata-kata ajakan politik ke masyatakat ataupun lainnya.

"Poster itu hanya menandakan fasilitas cuci tangan itu disumbangkan pak Asner Silalahi sebagai bentuk kepedulian untuk Siantar. Apa itu salah?,"ujar Nelson.

Di tengah wabah virus corona ini, sambung Nelson, seluruh pihak sebaiknya bergandengan tangan. Fasilitas ini untuk kepentingan bersama. Sekali lagi untuk masyarakat Siantar. Apalagi Pemerintah menganjurkan sesering mungkin cuci tangan di tengah wabah virus corona ini.

"Lihatlah rasa kemanusiaan. Kalau dibilang bayar airnya kami siap,"ucap Nelson.

Nelson juga merinci penolakan pengisian tangki tersebut dari staf PDAM Tirtauli bapak Suheri setelah koordinasi dengan Ibu Ros Sitanggang yang katanya berdasarkan keputusan direksi.

"Pak Suheri pegawai PDAM yang bilang sama staf kita. Kalau mau ada pengsiain poto bapak Asner dilepas dulu,"ucap Nelson.

Humas PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar, Rosliana Sitanggang ketika dikonfirmasi membenarkan PDAM Tirtauli tidak mengisi ulang tangki fasilitas cuci tangan yang disediakan Ir.Asner Silalahi.

"Iya bang ...asal tidak pakai gambar calon ..semua kita layani bang ...krn kita pdam sebagai perusahaan pemerintah daerah ...harus netral bang ....begitu bang..,"demikian jawaban Rosliana melalui WA.

Kemudian ketika ditanyakan bahwa poster yang ditempel di tangki tersebut tidak ada ajakan politik dan menandakan bahwa fasilitas cuci tangan umum merupakan sumbangan Asner, Rosliana bersikukuh dengan jawaban yang sama.

"Utk sementara begitu aja bg ....yg tdk ada gambar ..mudah mudahan pak asner jg gak keberatan ..krn pasti bapak itu iklas membantu...,"tulis Rosliana lagi.





Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.