Header Ads

Ditemukan Jadi Mayat di Bah Bolon, Jumiati Sebelumnya Bagi-bagi Pakaian, Termasuk HP


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Ditemukan Mayat Seorang Lansia (Lanjut Usia) di Sungai Bah Bolon tepatnya di jalan Pitola kelurahan Tomuan, kecamatan Siantar Timur kota Pematangsiantar, sekira pukul 10:00 Wib, Jumat (10/4/2020).

Mayat yang ditemukan di Sungai Bah Bolon itu akhirnya diketahui bernama Jumiati warga Sitapulak Tanah Jawa kabupaten Simalungun yang tinggal di jalan Tandean (belakang Siantar bisnis Center/SBC).


Jumiati seorang wanita Lansia umurnya diatas 60 tahun, dan sudah lama tinggal di jalan Tandean keluarahan Pahlawan.

"Keluarganya ada di Sitapulak, dia sudah lama tinggal di keluarhan pahlawan, dia berpindah-pindah di keluarahan Pahlawan ini, dan sudah ada 10 tahun mengontrak disekitar jalan Tandean ini,"ujar Rosinim Purba Ketua RT di jalan Tandean kelurahan Pahlawan Pematangsiantar, sekitar kediaman almarhum Jumiati..

Informasi yang dirangkum lintaspublik.com Jumiati bekerja disalah satu universitas swasta di jalan Asahan Siantar, dan pekerjaan sebagai tenaga kebersihan, dan dikediamannya Jumiati hanya tinggal sendiri (sebatang kara).



Pada saat penemuan mayat, terlihat Kapolsek Siantar Timur Iptu Rudi Panjaiatan, SH terlihat langsung mengkomandoi pengangkatan mayat dari Sungai Bah Bolon di jalan Pitola (jalan Siatas Barita), dan jenazah Jumiati langsung dibawa ke Rumah sakit Djasamen sargih untuk di otopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

Warga juga terlihat mengubungi keluarga Jumiti di Sitapulak.

"Sudah, sudah dihubungi keluarga di Sitapulak agar datang melihat jenazah Jumiati,"kata Kardo Simanjuntak tetangga dekat Almarhum Jumiati.

Dan beberapa kesaksian warga, bahwa Jumiati sebelumnya Kamis (9/4/2020) mulai sore sampai malam hari membagi-bagikan barangnya, mulai dari beras, minyak makan, pakaian, sarung, dan termasuk Hand Phone (HP).

Inilah kesaksian warga yang terekam kamera (vidio) danautobacenter.com group media online lintaspublik.com.




Penulis : tagor
Editor : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.