Header Ads

Pingsan Usai Mesum di Mobil Untung Ketahuan Penduduk


LINTAS PUBLIK, DUA oknum ASN di Pemkab Asahan (Sumut) ini memang kelewatan. Seperti tak ada tempat saja, keduanya mesum di mobil sampai pingsan. Untung saja segera ketahuan penduduk.

Pengakuannya pada polisi setelah siuman dalam perawatan RS, keduanya mengaku kelelahan bercinta sampai jadi lupa segalanya.

Bercinta memang hak semua anak bangsa, asal dilakukan dengan pasangan masing-masing. Tapi kata setan, nggak seru jika dilakukan dengan pasangan sendiri. Bercinta penuh sensasi justru dengan bini atau suami orang.

ilustrasi
Risikonya, jika ketahuan rumah tangganya bubar karena bercerai. Lha suami cap apa yang sudah menerima barang restan, jangan-jangan kena Covid-19 pula.

Pasangan mesum yang melanggar sumpah prasetya PNS ini adalah Tuti (39), dan Iwan (37), keduanya bekerja di Pemkab Asahan, tapi beda kantor. Karena urusan dinas keduanya sering ketemu tatap muka, meski jaga jarak minimal 1,5 meter.

Saking seringnya ketemu, setan pun menyelinap dalam jiwa anak Adam dan Hawa itu. Akibatnya mereka jadi lupa akan status masing-masing, yakni di rumah sudah punya pasangan sendiri-sendiri.

“Jika bercinta dengan pasangan sendiri, namanya bukan mesum dong.” Kata setan mulai memprovokasi. Biar seru dan asyik, aksi mesum itu harus dilakukan secara lintas rumah tangga.

Kata setan lagi, soal rasa sih memang sama saja, tapi dengan pasangan lain rasanya jadi sangat special begitu. Jika boleh pinjam istilahnya Bondan Winarno almarhum, rasanya benar-benar mak nyussss dan nendang banget.

Kebetulan keduanya ada tugas kantor, habis magrib baru selesai. Keduanya pun mengendarai mobil berdua. Setan juga ikut di jok depan, tapi katena tanpa bentuk walhasil tak makan tempat.

Karenanya dengan bebas dia mempengaruhi agar keduanya menuntaskan birahinya di mobil saja. “Jangan masuk hotel, percuma. Semua masih tutup.” Kata setan selaku dewan pengarah.

Oh iya, di mana-mana ada PSBB dan laki peremuan bukan muhrim, harus diperlonggar jaraknya, kala perlu berjarak 3 meter. Tapi kata setan lagi, itu cara kuno dan tak sesuai dengan keprisetanan. Yang bagus dan ideal, jaraknya harus dibikin nol Cm, terutama antar perut.

Hari makin malam, sambil nyetir tangan kiri aktif geratakan ke mana-mana, menyasar tubuh Ny. Tuti. Hasrat pun makin menjadi, sehingga tak ada hotel jok mobil pun sangat berguna. Mobil minggir di jalan sepi, dengan mesin dan AC mobil terus hidup, keduanya menuntaskan birahinya.

Ternyata aktivitas di dalam mobil itu sekitar pukul 23.00 diketahui warga. Disorot dengan senter, kagetlah mereka. Ternyata ada laki perempuan setengah bugil di jok belakang. Tapi diam saja.

Mau dibuka ternyata terkunci, akhirnya kaca mobil dipecahkan dengan batu, pyarrrrr…….. Dua orang dalam kondisi pingsan itu dilarikan ke RS terdekat. Melihat kondisi tubuh keduanya, maklumlah apa saja yang telah dikerjakan.

Polisi segera turun tangan. Setelah siuman keduanya diperiksam dan mengaku kelelahan setelah bermesum ria. Pihak Pemkab Asahan begitu mendengar kelakuan dua oknum ASN-nya langsung mencopotnya dari jabatan masing-masing.

Dicopot jabatan gara-gara copot celana, tragis.

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.