Header Ads

VIRAL, Benih Jagung Menumpuk di Nias Barat, Ini Penjelasnya


LINTASPUBLIK - NIAS BARAT, Berdasarkan informasi dari media sosial facebook (FB) maupun dari pemberitaan beberapa media online, tentang viralnya "Benih Jagung" menumpuk di gudang Dinas Pertanian Kabupaten Nias Barat, Kepala seksi Hasamoni Zebua, S.P mengatakan bahwa penyaluran benih Jagung ke kelompok tani, butuh tahapan yang harus disiapkan.

"Penyaluran benih jabung butuh tahapan, baik untuk perorangan maupun kelopmpok," kata Hasamoni Zebua, Selasa (21/7/2020).

BACA JUGA  Desa Tigaserangkai Terendam Banjir, Ini Kata Warga Kepada Bupati Nias Barat


Adapan tahapan budidaya jagung yang dimaksud  adalah :

1. Kelompok harus melakukan pembersihan lahan
2. Pihak dari Dinas melakukan monitoring dilapangan mengenai Luas lahan yang sudah disiapkan Kelompok tani.
3. Pengolahan lahan satu dan dua
4. Lahan tersebut dibiarkan selama dua minggu, untuk menentralkan Potensial the hidrogen (PH)
5. Penyaluran Benih kepada kelompok tani
6. Perendaman benih selama 24 jam
7. Penanaman.

Hasamoni jelas lagi, apabila calon penerima benih sudah melakukan  tahapan, benih akan salurkan kepada penerima mamfaat melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

"Dalam menyalurkan benih jagung ini dinas pertanian tanaman pangan dan Holtikultura tidak gegabah, harus dilaksankan sesuai petunjuk, demi memberdayakan masyarakat," ujarnya Hasamoni Zebua.

Ditambahkanya, pengadaan benih jagung ini, Tahun 2019, bersumber dari APBN, sebanyak 120 ton, telah disalurkan benih jagung tersebut melalui PPL, dan pada bulan Agustus 2020, musim tanam kiranya penyaluran benih padi di kelompok tani, tidak terkendala.

"Semoga semua yang akan menerima mamfaat secepatnya melakukan tahapan, sehingga penyaluran bibit jagung sesuai waktu, dan tidak terkendala,'ungkapnya.

Ketua kelompok tani Hasambua Desa Orahili Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat, Fatika Daeli dikonfirmasi lintaspublik.com mengatakan, Benih Jagung dari dinas pertanian melalui PPL sudah diterima.

"Kami sudah melakukan tahapan yang diminta dinas pertanian, dan sebanyak 10 sak,"kata Fatika, kelompok taninya saat ini melakukan tahapan ke enam yakni Perendaman benih Jagung.

Fatik berharap kepada Dinas Pertanian pusat dan Provinsi agar semua bantuan (benih padi) dan beberapa bantuan lainya kepada kelompok tani di kabupaten Nias Barat, dapat disetujui supaya ekonomi petani berkembang.



Penulis : beneami 
Editor : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.