Header Ads

Warga Bah liran Meninggal Positif Corona, 3 orang Reaktif Test Rapid


LINTAS PUBLIK - SIMALUNGUN, Seputar  warga Siborna, Kecamatan Panei Kabupaten Simalugun berinisial SL (38)  meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19, sesuai hasil SWAB. Tim gugus Penanganan Covid 19 kabupaten Simalungun melakukan Test Rapit terhadap Warga Bah Liran hasilnya dari 13 orang yang di Rapit Test 10 negatif 3 orang Reaktif sabtu (18/7/2020).

Dr. Juli Manihuruk Tim gugus dan juga sebagai Kapus Puskesmas Panei Tongah Mengatakan setelah adanya Hasil Test Swab Positif  dari Rumah sakit ll Putri Hijau Kesdam l / BB Bagian Laboratorium setelah  salah satu warga yang Meninggal Dunia,  kita melakukan Rapit tes terhadap yang kontak erat terhadap korban dan juga keluarga nya "setelah kita lakukan Tes Rapid terhadap 13 orang hasilnya 10 negatif, 3 Reaktif dari 3 orang tersebut salah satu Perawat Puskesmas ASN Siborna  yang menanganinya dan juga 2 orang anaknya yang masih duduk  SMP. Dan SMA warga Manik Rambung Reaktif. Dan mereka Bersedia Di isolasi Di Batu 20, "ujarnya.

 Pangulu Jariono Nagori Bahliran  menyaksikan Tim gugus melakukan Rapid Test .
Pangulu Manik Rambung Sarudin Sidabutar ketika di minta komentarnya seputar warga yang Reaktif 3 orang  sebelum sudah melakukan Penyemprotan di Rumah Warga," kita akan menganjurkan Warga tetap Waspada terhadap Penyebaran Covid-19 ini. Dan tetap mematuhi peraturan Protokol kesehatan." imbuhnya.

Sebelumnya informasi  Jumat 17 Juli 2020, dari salah seorang paramedis di Kecamatan Panei menceritakan, SL pada Minggu 10 Juli 2020, datang kepadanya untuk berobat karena kondisinya sudah lemah. Kemudian, pada Rabu 12 Juli 2020, pihak keluarga SL meminta paramedis itu membantu untuk merujuk ke salah satu rumah sakit di Siantar.

Setibanya di rumah sakit, pihak rumah sakit langsung melakukan uji SWAB. Namun sebelum hasil uji SWAB keluar, SL meninggal dunia saat menjalani perawatan.


“SL meninggal saat menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit di Siantar, SL meninggal Rabu 15 Juli 2020,” kata paramedis itu.

Anggota DPRD Simalungun Bernard Damanik ketika di Minta Tanggapan agar Pemerintah cepat tanggap terhadap Wabah ini Tim  gugus  harus Proaktif memantau Covid dan memang terkesan agak lambat penangganan kenapa tidak dilakukan Protokol kesehatan, makanya saya agak kesal.  Dan Anjurannya

Tetapi yang uniknya pada saat dilakukan Rapit test dilokasi sedang ada Acara Pesta kawin dan Warga kelihatan Cuek terhadap Pelaksanaan Rapit Test dan nampak Warga sebagian tidak Memakai Masker.



Penulis   ; tim
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.