Header Ads

Fenomena Alam, Pohon Aren Terbakar Karena Petir, Ini Faktanya


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Petir menyambar sebuah pohon aren di jalan Sakti Lubis Pematangsiantar sekitar pukul 18:00 Wib, Senin (31/8/2020).

Kondisi tersambarnya pohon aren karena petir langsung mengeluarkan api, api sempat menyala hebat membakar pohon aren yang memiliki banyak ijuk yang mudah terbakar.

Menurut Dahman Bakara Kepala Lingkungan kelurahan Timbangaluna kecamatan Siantar barat kota Pematangsiantar, bahwa dipastikan api berasal dari sambaran petir.

BACA JUGA Masakan Khas Batak Naniura, Klik Videonya 

Damkar Pemko Menyiram Pohon Aren yang terbakar (kiri), Keplin menunjukan Pohon Aren yang terbakar.
"Saya tadi pas melintas, kulihat orang sudah banyak yang datang melihat kebakaran pohon aren yang persis dilingkungan rumah ini. Langsung saja saya tancam gas sepeda motor ke Pemadam Kebakaran (Damkar),"kata Dahman Bakara memperlihatkan foto api yang membesar di pohon aren.

Dahman Bakara juga menjelaskan, tak berapa lama Damkar datang dan sempat menerobos pagar rumah yang sedang tertutup.

"Tadinya rumah ini pagarnya tertutup, dan langsung kami buka untuk memadamkan api,"jelasnya, bahwa rumah itu dulunya kantor yayasan Islamic Center.

"Memang sebelum terjadi kebakaran, Petir keras kali dilokasi kami, tiba-tiba ada warga yang berteriak ada yang terbakar, terimaksih untuk Damkar yang cepat merespon dan memadamkan api. Sehingga tidak merambat kebakarannya,"ungkap Dahman, bahwa fenomena alam ini pertama kali terjadi diwilayahnya.

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Damkar Kota Pematangsiantar Remaja Ginting, SH membenarkan bahwa mereka sempat menyiramkan air Damkar ke pohon aren yang terbakar.

"Kami pikir tadi rumah yang terbakar, rupanya hanya pohon aren, untung saja cepat, kalau tidak memang rumah itu bisa terbakar juga, dan posisi aren yang terbakar persis satu tembok dengan Taman Hewan,"terangnya.

BACA JUGA  Cegah Berita Hoax, Bankom Garuda Tingkatkan Kerjasama dengan Damkar Siantar



Penulis : tagor
Editor : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.