Header Ads

Oknum Anggota DPRD Simalungun Saling Lapor dengan Warga


LINTAS PUBLIK-SIMALUNGUN, Oknum Anggota DPRD Simalungun inisial BS dilaporkan KAH , seorang warga Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungu, ke Mapolres Simalungun atas dugaan kasus penganiayaan terhadap dirinya.

Sementara BS, juga melaporkan KAH ini ke Mapolsek Tanah Jawa, Polres Simalungun dengan kasus yang sama.

Anggota DPRD Simalungun Saling Lapor dengan Warga


Aksi saling lapor antara BS oknum anggota DPRD Simalungun yang merupakan tim pemenangan Balon Bupati Simalungun, dan KAH yang juga merupakan tim pemenangan Balon Bupati ini berawal dari adanya cekcok mulut hingga terjadi adu fisik diantara keduanya, pada Minggu Siang (20/9/2020) disalah satu warung kopi yang ada di Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun.

KAH, dalam STPL (Surat Tanda Penerimaan Laporan) di Mapolres Simalungun, pada Minggu (20/9/2020) mengaku dianiaya oleh BS yang merupakan oknum anggota DPRD Simalungun bersama dengan rekan-rekannya.

Namun, pada  laporan tersebut, tidak disebutkan motif penganiayaan terhadap korban, hanya saja, KAH ini, mengaku mengalami tindak kekerasan yang dilakukan BS bersama rekan-rekannya, pada Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 12.00 Wib siang, disalah satu warung kopi.

Informasi yang diperoleh, peristiwa saling lapor ini diakibatkan keduanya, terlibat cekcok disalah satu warung kopi terkait dengan dukungan  Bakal Calon Bupati Simalungun yang akan menjadi kontestan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring mengakui adanya  laporan dari kedua belah pihak, dengan laporan tindak pidana penganiayaan.

"Ya, kita telah menerima laporan dari kedua belah pihak yang saling lapor dengan tindak pidana penganiayaan, status keduanya masih saksi," ujar AKP Lukman Hakim Sembiring.

BS yang dikonfirmasi para  awak media mengatakan, bahwa dirinya lah yang menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan KAH, dan dirinya sama sekali tidak melakukan perlawanan.

"Peristiwa ini berawal pada saat saya pulang Ibadah dari Gereja, mampir ke warung kopi, dan melakukan tegur sapa dengan para pengunjung warung. Namun, saat seorang warga menanyakan hal terkait Pilkada Simalungun kepada saya, ya saya jawab bahwa saat ini saya merupakan bagian dari tim pemenangan salah satu Balon Bupati. Namun, disaat bersamaan, KAH, membalas perkataannya dengan menjelek jelekkan Pasangan Balon Bupati yang kami usung, dan bahkan langsung ngajak saya berkelahi, saya hanya jawab, saya mau berkelahi samamu tapi sebelumnya buat dulu pernyataan diatas kertas bahwa tidak ada diantara kita saling mengadu, baru kita berkelahi. Tapi dia tetap ngotot memanggil teman temannya, dan disaat suasana ramai, dari belakang diduga pukul saya," kata BS.

Sementara, Sekretaris DPRD Simalungun, SML Simangunsong membenarkan bahwa BS adalah benar merupakan anggota DPRD Simalungun dari Partai Berkarya.

"Memang benar yang bersangkutan Anggota DPRD Simalungun Periode 2019-2024 dari Parti Berkarya," ujar Simangunsong.

Saat ini, BS dan KAH, diperiksa sebagai Saksi atas Laporan masing - masing Keduanya. 

Penulis   : franki
Editor     : tagor


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.