Header Ads

Kapolri Idham Azis Mutasi 229 Pati dan Pamen, 2 di Antaranya Wakapolda


LINTAS PUBLIK, Sebanyak 229 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) dimutasi Kapolri Jenderal Idham Azis. Mutasi tersebut di antaranya dilakukan terhadap dua Wakapolda.

Kapolri Jenderal Idham Azis.

Mutasi tersebut tertuang dalam 3 surat telegram (ST) bernomor ST/2933/X/KEP.2020, ST/2934/X/KEP.2020, dan ST/2935/X/KEP.2020 ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM Inspektur Jenderal Sutrisno Yudi Hermawan.

Dua pangkat Irjen yang dimutasi adalah Irjen Widyanto Poesoko dari Kemenkopolhukam, ditarik kembali menjadi Analis Kebijakan Utama Baintelkam Polri. Irjen Indra Miza dari Wantannas, dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.

Kemudian, Brigjen Tatang dari Penyidik Tindak Pidana Utama Bareskrim Polri dipindahkan untuk bertugas di SKK Migas.

Sedangkan untuk pangkat Brigjen ada 7 orang, di antaranya, Brigjen
Dul Alim dari Wakapolda Jambi, dipindah sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Kamneg Baintelkam Polri. Jabatan Wakapolda Jambi diisi Brigjen Yudawan Roswinarso dari Karopsi SSDM Polri.

Selanjutnya, Brigjen Hartono dari Psikolog Kepolisian Utama SSDM Polri, menjadi Karopsi SSDM Polri. Brigjen Pol Zainal Arifin yang merupakan penyidik tindak pidana utama Bareskrim Polri, dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Pidana Umum Bareskrim Polri.

Kemudian, Brigjen Yadi Suryadinata dimutasi dari Wakapolda Sulawesi Utara menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Ekonomi Baintelkam Polri. Jabatan Wakapolda Sulawesi Utara kini diduduki Brigjen Rudi Darmoko yang semula merupakan Dirprog Pascasarjana STIK Lemdiklat Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, dalam keterangannya, Rabu (14/10/2020) siang, mengatakan mutasi itu biasa dilakukan di dalam tubuh Polri. Selain untuk penyegaran organisasi, mutasi juga dilakukan mendekati masa pensiun sejumlah perwira.

"Mutasi anggota merupakan hal yang biasa selain untuk penyegaran organisasi juga ada yang mendekati masa pensiun," kata Argo. 


sumber   : posk


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.