Header Ads

Para Artis, Raja dan Sultan Serta Utusan dari 60 Negara Tumplek di Keraton Kacirebonan


LINTAS PUBLIK, Para tokoh seniman tumplek di Keraton Kacirebonan, Jumat (30/10/2020). Ada unsur puluhan artis, seniman, raja-raja dan sultan dari kerjaan-kerjaan di Nusantara, serta utusan dari 60 negara.

Artis, Raja dan Sultan Hadiri Acara International Culture Day. (ist)

Ya, hari itu aga gelaran International Culture Day (ICD) bertepatan peringatan 75 tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Adalah sutradara sekaligus budayawan, Pangeran Adipati KPH, Damien Dematra yang punya gawe. Dia meluncurkan 'International Culture Day (ICD)' bertepatan dengan perayaan Hari PBB, di Keraton Kacirebonan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/10/2020).

Acara yang digelar secara virtual itu dihadiri raja dan sultan se-nusantara serta para deklarator lebih dari 60 negara dan kerajaan di dunia diantaranya dari Amerika Serikat, India, Perancis, Inggris, Palestina, Polandia, Filipina, Srilanka, Thailand, Bangladesh, Rusia, Ghana, Brazil, Argentina, Afrika Selatan, Tunisia, Armenia, Makadonia, Irak, Mexico, Guatemala, Botswana, Nigeria, Kanada dan lain sebagainya.

Pangeran Adipati KPH Damien Dematra, dalam sambutannya mengatakan ide lahirnya International Culture Day muncul dari hasil penelusurannya, bahwa ternyata sampai saat ini tidak ada Hari yang secara internasional dikhususkan untuk Kebudayaan.

"Mengingat pentingnya kebudayaan dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, maka sebagai seorang budayawan dan pejuang perdamaian, saya perlu untuk meluncurkan International Culture Day tersebut,"tutur Pangeran Adipati KPH Damien Dematra.

Berangkat dari inisiatif tersebut, Pangeran Damien Dematra mengajak ribuan orang dari seluruh dunia untuk ambil bagian. Ternyata ajakannya menjadi viral, dan melahirkan begitu banyak dukungan dari 5 benua. Misi yang diambil dalam gerakan ini adalah 'Culture For Peace' atau Kebudayaan Untuk Perdamaian. 

Pangeran Damien Dematra dalam pidatonya menekankan bahwa Kebudayaan seharusnya menjadi alat untuk Perdamaian dan bukan hanya dieksploitasi untuk kepentingan ekonomi dan politik.

Sementara itu, Ketua Panitia acara peluncuran, artis senior BRAy Erna Santoso mengapresiasi dukungan pihak Keraton Kacirebonan, dan  para tokoh-tokoh masyarakat. Menurutnya, tampilnya berbagai atraksi tarian nusantara dan penyajian makanan-makanan khas Cirebon semakin memperkuat pesan kebudayaan.

Dalam acara tersebut, Pangeran Damien Dematra menyerahkan penghargaan Tokoh Kebudayaan Nusantara kepada Sultan Abdul Gani Natadiningrat dan Permaisuri Keraton Kacirebonan, Raja Buleleng Bali Anak Agung Ngurah Ugrasena, Raja Galuh dan Ketua Umum (Pjs) Forum Silahturahmi Keraton Nusantara (FSKN), dan Keraton Surakarta Hadiningrat.

Sehari sebelum acara tersehut, pangeran Damien Dematra, BRAy Erna Santoso bersama dengan 500 orang santri di Pesantren Al-Shigor Cirebon, mengadakan soft lauching ICD dan ditampilkan berbagai bentuk kesenian lokal dan agamis untuk merayakan 'Kebudayaan Untuk Perdamaian'.

Pangeran Dematra yang juga merupakan Inisiator dan Pendiri Nusantara Peace Day mengajak partisipasi lebih lanjut dari masyarakat internasional dalam World Launching ICD gelombang kedua yang rencananya akan diadakan pada tanggal 16 November 2020 bersamaan dengan perayaan Hari Toleransi Sedunia yang diinisiasi oleh PBB. Sejauh ini sudah lebih dari 100 negara dan kerajaan menyatakan dukungan dan siap berpartisipasi secara langsung maupun secara virtual dalam kegiatan tersebut.


sumber   : posk


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.