Header Ads

Bersama JKN-KIS, Lawan Penyakit yang Datang


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Mariam (35) adalah salah satu warga Kota Pematangsiantar peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau biasa dikenal sebagai peserta Mandiri Kelas 3. 

Mariam (35 tahun)

Mariam mengaku  telah merasakan manfaat besar dari program yang dihadirkan oleh pemerintah ini untuk menjamin masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Pada tahun 2016, Mariam didagnosa dokter mengalami infeksi di saluran pencernaan dan harus dilakukan operasi. Beruntung saja Mariam telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sehingga tidak takut untuk memikirkan biaya pengobatannya.

“Saya ini awalnya sering merasa sakit perut tetapi hanya sakit perut biasa saja dan saya anggap hanya masuk angin biasa. Tetapi lama kelamaan sakitnya semakin parah dan tidak tertahankan lagi, akhirnya singkat cerita saya pergi ke RS Tentara Pematangsiantar untuk diperiksa oleh dokter spesialis penyakit dalam. Hasilnya cukup membuat saya terkejut karena saya ada infeksi di saluran pencernaan yang kemungkinan diakibatkan pola makan saya yang kurang tepat selama ini. Namun saya merasa sedikit lega karena seluruh biaya operasi ditanggung oleh Program JKN-KIS,”kata Mariam Kamis (5/11/2020).



Lebih lanjut Mariam menyampaikan berdasarkan pengalaman pribadinya bahwa terdaftar sebagai peserta JKN-KIS tidak menjadi alasan bagi pemberi layanan kesehatan membeda-bedakan pasien yang berobat. Semua pasien diperlakukan sama baiknya sesuai dengan hak kelas perawatannya. 

“Menjadi peserta JKN-KIS bagi saya pribadi adalah hal yang sangat membanggakan. Karena selain kesehatan saya dan keluarga dijamin oleh program JKN-KIS, kami dapat ikut menyehatkan peserta lain yang sedang sakit melalui iuran yang rutin saya bayarkan setiap bulannya. Ya hitung-hitung menabung sambal menambah pahala lah,”ungkapnya.

Mariam juga berharap program tersebut terus berkesinambungan dan semakin menumbuhkan rasa sadar masyarakat akan pentingnya bergotong-royong demi mendapatkan kemudahan bersama jika nanti sewaktu-waktu mengalami jatuh sakit.

“Semoga pelayanan yang dilakukan khususnya bagi fasilitas kesehatan kepada peserta JKN-KIS terus ditingkatkan. Saya juga berharap, mudah-mudahan masyarakat bisa lebih menyadari betapa berharga dan bermanfaatnya Program JKN-KIS ini. Ada ratusan bahkan jutaan masyarakat yang telah merasakan manfaat Program JKN-KIS ini,” tutup Mariam. 



Penulis   : franki/rel
Edutor    : tagor


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.