Header Ads

Program JKN-KIS Temani Usia Senja


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Terlina Sihotang (59) kerap disapa Lina adalah satu dari ratusan juta masyarakat  Indonesia yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah Kelas I.

Terlina Sihotang

Terlina mengatakan saat menjalani rawat inap di Rumah Sakit Horas Insani Pematangsiantar karena penyakit Diabetes Melitus yang diidapnya sejak lama dan menggunakan kartu JKN-KIS, Senin (14/12/2020).

“Saya sebelumnya memang sudah sejak tiga tahun lalu menderita penyakit Diabetes Melitus. Terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sangat mempunyai manfaat yang besar,  jika tidak ada JKN-KIS tentunya biaya berobat selama tiga tahun ini akan ditanggung sendiri dan tentunya jumlahnya tidak sedikit,” kata pensiunan ASN Kota Pematangsiantar ini.

Terlina mengatakan selama tiga hari menjalani rawat inap di Rumah Sakit Horas Insani Pematangsiantar, dirinya tidak ada mengeluarkan biaya sepeserpun untuk berobat. Hanya Cukup dengan menunjukkan kartu JKN-KIS saja semua biaya berobat ditanggung oleh BPJS Kesehatan. 

Selain itu, ketika menjalani rawat inap di Rumah Sakit Horas Insani, Terlina mengaku tidak ada mendapatkan keluhan ataupun kesulitan dalam hal proses administrasi mulai dari pendaftaran hingga pelayanan. Terlina juga ditempatkan diruang rawat yang sesuai dengan hak kelas rawatnya di kelas I. Kemudian dokter dan perawat yang menangani juga melayani dengan sangat baik dan ramah.

Terlina juga mengucapkan terima kasih kepada fasilitas kesehatan yang telah memberikan pelayanan sangat baik dan kepada Pemerintah Pusat yang telah menghadirkan program JKN-KIS ini, kepada rakyat Indonesia serta kepada seluruh stakeholder yang telah turut serta mensukseskan program JKN-KIS.

“Saya berharap semoga kedepannya pelayanan bagi peserta JKN-KIS terus membaik, sehingga diharapkan kepuasan peserta terhadap program ini bisa meningkat. Karena kepuasan peserta adalah yang paling utama bagi BPJS Kesehatan,” tutup Terlina. 


Penulis   : rel
Editor     : tagor


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.