Header Ads


Sulase, Penjual Ikan Kembung Mampu Sekolah Anak Sampai Sarjana, Ini Harapannya


 LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Pandemi Covid19 tak membuat Sulase (60) menyerah dan berputus asa.

Sulase adalah penjual ikan kembung (ikan khas Sumatera Utara)  di pusat Pasar Horas kota Pematangsiantar. Walau jualan ikan kembungnya merosot tajam, Sulase tetap semangat, dan berserah pada Tuhan.

LIHAT VIDEO Silvany Pasaribu Boru Batak yang Berani Perjuangkan Indonesia di PBB

"Turun penjualan pak saat pandemi ini, pernah juga ngak laku,"kata Sulase warga Huta Silo Bayu kecamatan Gunung Malela kabupaten Simalungun kepada lintaspublik.com, Jumat (28/1/2021) di Pasar Horas jalan Imam Bonjol Pematangsiantar

Sulase juga mengatakan,kondisi penjual turun bisa diperparah karena cuaca dan keamanan.

"Biasanya penjualan turun dan tidak laku karena hujan, cuaca yang tidak bersahabat, dan keamanan juga bisa terganggu, kalau ada keributan dipasar horas. Tapi belakangan ini lumayan stabil penjualan, demikian juga keamanannya,"ungkapnya.

Sulase yang telah 20 tahun berjualan di Pasar Horas mengaku, bahwa dengan berjualan ikan dipasar horas dirinya mampu menyekolahkan anaknya sampai sarjana.

" 20 tahun saya berjualan dipasar Horas ini, suami juga jual ikan ditempat yang berbeda. Lumayanlah, anak saya sudah ada yang Sarjanan, dan satu lagi masih sedang kuliah,"kata Sulase bangga, walaupun pernah dirinya merugi, karena ikannya tidak laku dan busuk.

"Pernah juga ngak laku, ikannya busuk karena sudah lama,"ujarnya, bahwa pendapatannya saat ini menurut dari Rp.150 ribu, kini sekitar Rp.80 ribuan.

Pada kesempatan itu Sulase juga berharap agar pandemi Covid19 yang melanda dunia, khususnya dikota Siantar agar cepat berlalau.

"Yah, doa saya supaya berlalulah pandemi ini, biar normal lagi,"kata Sulase, mengharapkan anak-anaknya bisa lebih mapan dari dirinya.

Ditempat yang sama Jumiatun (45)  pedagang Jabai dan bawang, warga Simpang Leto (pondok ladang) kabupaten Simalungun mengatakan,. ditengah Pandemi Covid19 ini kita harus banyak bersabar.

"Yah kita berserah pada Tuhan, banyak-banyak bersabarlah. Kita doakan pandemi cepat berlalau,"ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana keamanan sejak berjualan di Pasar Horas, Jumiatun mengatakan agar keamanan terus ditingkatkan.

"Belakangan ini kami lihat keamanan cukup baik, dan penjualan kami pun lumayan meningkat. Kulihat pak polisi dan trantib terus patroli, mudah-mudahan seterusnyalah aman,"kata Jumiatun yang telah berjualan di 12 tahun di Pasar Horas . 


Penulis   : tagor
Editor    : tagor


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.