Header Ads


Balita Dipukuli Pria Dewasa Sebanyak Tujuh Kali hingga Terjengkang


LINTAS PUBLIK, Di awal rekaman video, Angga Sentana Dewa (27) mengenakan kaus merah. Sementara balita ZM hanya mengenakan kaus dalam tanpa celana.

Angga duduk di lantai, sedangkan balita ZM duduk di kasur tanpa dipan.

ASD (27) pelaku pemukulan balita ZM berusia 2 tahun 4 bulan di Kabupaten Tangerang.

Di awal rekaman, balita ZM sempat beberapa menyapa sambil mengangkat tangannya di hadapan kamera.

"Hai...hai..," ucap ZM.

"Zen...," kata Angga.

"Zen...," tiru ZM.

"Badung," kata Angga. Dalam video itu, asap rokok mengepul.

"Kenapa, kalo Zen ke rumah gak mau ngomong kalo mau ... (tak terdengar jelas) kenapa," tanya Angga.

Ditanya begitu, ZM hanya diam sambil memandang wajah Angga.

Sekejap, pukulan keras mendarat di dada ZM, namun bocah itu terdiam.

Kembali Angga bertanya hal sama, namun balita itu diam. Kembali, pukulan keras di dada ZM.

Hal ini dilakukan kembali sebanyak lima kali. Di akhir pukulan lebih keras hingga balita itu terjengkang di kasur.

Segera Angga mematikan video rekamannya yang berdurasi 1 menit 51 detik. 

Kesal dengan Pacar

Angga Santana Dewa (27) mengaku kesal dengan pacarnya AW, yang merupakan tante dari balita ZM. 

Dia mengungkapkan, AW kurang memberi perhatian kepada dirinya. 

Pengakuan itu disampaikan tersangka saat jumpa pers ungkap kasus penganiayaan balita di Polresta Tangerang, Selasa (16/3/2021).

"Saya sempat cek-cok dengan tante korban dan beberapa kali. Masalahnya biasa lah kita pacaran soal percintaan dan dia kurang perhatian," ujarnya dalam jumpa pers di Polresta Tangerang, Selasa (16/3). 

Dikatakannya, masalah tersebut kerap terjadi dalam hubungan asmaranya dengan AW. 

Sehingga puncaknya tersangka melampiaskan kekesalannya dengan memukul atau menganiaya balita ZM pada 28 Februari 2021.

"Saat itu juga ditambah anak itu sempat menangis melulu. Ya akhirnya terjadi dan saya sadar," sebutnya. 

Namun, saat ditanya adakah penyesalan atas penganiayaan tersebut, Angga menjawab seolah akan terpaksa. 

"Namanya penyesalan pasti ada bang. Saya belum pernah melakukan itu (penganiayaan) kepada anak lain, baru dia saja," ungkapnya. 

Pantauan Media, Angga kerap menunduk dan kerap tampak santai saat ditanya awak media di Polresta Tangerang. 

Angga juga kerap sibuk dengan membetulkan penutup wajah yang dikenakannya. Bola matanya sering melirik ke kanan dan kiri. 

Diketahui, korban penganiayaan bernisial ZM berusia 2 tahun 4 bulan. 

Perisitiwa penganiayaan itu terjadi di rumah tersangka di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, sekira pukul 13.30 WIB.



sumber  : posk 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.