Header Ads


Dua Gadis ABG Tewas Saat Merayakan Ultah Sambil Canda Lalu Jatuh Hanyut di Sungai Gunung Tangkil


LINTAS PUBLIK, Kejadian tragis, bermula dari rasa bahagia merayakan ulang tahun (ultah) dua gadis  ABG di sungai Gunung Tangkil, Leuwiliang, Bogor, ini ternyata berujung maut, keduanya tewas akibat canda ceplok telor lalu jatuh hanyut di sungai Gunung Tangkil itu.

Jenazah korban yang tewas usai rayakan ultah, sudah dibawa ke rumah untuk dimakamkan pihak keluarga (ist)

Saat itu, SF (11) berulang tahun yang dirayakan bersama teman-temannya. Karena canda ceplok telor di rambut SF, dia bersama temannya AAW, mencoba membersihkan telor di kepala itu.

Tapi, apa daya, keduanya terjatuh dalam ke sungai di Gunung Tangkil, Minggu (21/03/2021) sore.

 Menurut Kapolsek Leuwiliang, Kompol Ismet Inono, kejadian bermula korban SF baru merayakan ulang tahun melakukan dorong-dorongan dengan temannya AAW. Namun hanya bercanda keduanya kecebur terseret arus sungai yang deras.

"Pada saat kejadian kondisi air dalam keadaan banjir karena setelah diguyur hujan lebat," ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Selasa (23/3/2021) pagi.

Untuk korban pertama SF, lanjut Kompol Ismet, tim Tagana dibantu warga akhirnya dapat ditemukan Senin (22/3/2021) di sungai Cikanniki Kampung Karekel Kecamatan Leuwiliang.

Sedangkan AAW diketemukan kembali radius berjarak 1 kilometer dari tempat kejadian.

"Untuk korban AAW ini saat ditemukan masih dalam keadaan hidup dengan kondisi badan lemas. Setelah dievakuasi dibawa ke RS Assyifa tidak dapat diselamatkan meninggal dunia," katanya.

Sementara itu dalam peristiwa ini, lanjut Kompol Ismet, menceritakan kedua korban  bisa masuk ke dalam sungai lantaran sedang membersihkan rambut kotor usai merayakan ulang tahun.

Korban SF dilempar sama teman-temannya dengan menggunakan telor di kepala, istilahnya ceplok telor di kepala.

"Kedua teman korban yang merupakan saksi Cantika dan Eka sudah dimintai keterangan," bebernya.

 Sementara itu Kompol Ismet menambahkan pihak keluarga sudah menerima dan mengikhlaskan musibah yang menimpa ke anaknya.

"Jenasah korban langsung dimakamkan di TPU sekitar rumah. Pihak keluarga korban juga menganggap kejadian ini sebagai musibah," tutupnya.


sumber   : posk 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.