Header Ads


Berjuang Melawan Penyakit, Budi Bersyukur Ada Program JKN-KIS


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Budi Siagian (47) warga Bah Birong Ulu Kabupaten Simalungun mengaku sangat bersyukur menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak tahun 2014 silam.

Berjuang Melawan Penyakit, Budi Bersyukur Ada Program JKN-KIS

Dirinya mengaku sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS  yang diselenggarakan BPJS Kesehatan.

Saat itu, ia mengalami penyakit di bagian lambung dan pencernaan sehingga harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

“Awalnya saat saya lagi duduk santai dirumah, saya merasa sakit diperut namun masih bisa ditahan dan saya anggap hanya sakit perut biasa. Tetapi lama-kelamaan sakitnya tidak kunjung reda dan tidak tertahankan lagi sehingga keluarga langsung saja membawanya ke rumah sakit. Sesampai di rumah sakit tanpa proses yang panjang langsung ditangani dokter dan disarankan untuk menjalani rawat inap,” kata Budi.

Budi menambahkan selama menjalani rawat inap di rumah sakit, dirinya mendapatkan pelayanan medis dengan memanfaatkan kartu JKN-KIS. Budi merasa puas dan senang dapat memanfaatkan program JKN-KIS dengan nyaman tanpa adanya kendala walaupun sebagai peserta JKN-KIS apalagi seluruh biaya perawatan Budi ditanggung oleh program JKN-KIS.

“Bersyukur sekali rasanya, karena iuran yang dibayarkan melalui pemotongan gaji sangat terjangkau dibandingkan manfaatnya yang sangat besar. Intinya kehadiran program JKN-KIS sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  Termasuk saya, sudah banyak masyarakat yang tersenyum lega karena seluruh biaya pengobatannya ditanggung oleh program JKN-KIS,” ucap Budi, Selasa lalu (18/5/2021).

Meski seluruh biaya pengobatan Budi ditanggung oleh program JKN-KIS, Budi  berharap ini adalah yang pertama dan terakhir kalinya dirawat di rumah sakit. Ia tentu lebih memilih sehat dan bisa berkumpul dengan keluarga di rumah dan kembali bekerja ketimbang jatuh sakit dan harus dirawat inap di rumah sakit. Budi pun berharap semoga program JKN-KIS ini bisa terus ada membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan pelayanan kesehatan berkualitas. 

“Kartu JKN-KIS akan saya simpan dengan baik. Semoga tidak menggunakannya lagi di lain waktu. Kalau pun digunakan, mudah-mudahan hanya untuk penyakit yang ringan-ringan saja. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan,”ucap Budi.


Penulis   : franki
Editor     : tagor


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.