Header Ads


Sering Terjadi Kecelakaan, Ini Peringatan untuk Pengunjung Sibea-bea di Harian Boho


LINTAS PUBLIK - SAMOSIR, Pengunjung atau wisatawan yang akan berwisata ke Bukit Sibea-bea di Harian Boho kabupaten Samosir diharap menjaga etika dan sopan santun.

Pasalnya belakangan ini pengunjung yang berwisata ke Harian Boho banyak yang mengalami celaka di jalan lintas wisata Harian Boho.

"Kami minta para pengunjung khususnya pengendara sepeda motor menjaga etika dan sopan santun, kami lihat banyak pengendara yang mengunakan kendaraan sepeda motor dengan kenalpot racing, ini sangat mengganggu kami penduduk Harian Boho,"kata E boru Sitohang warga Harian Boho kepada lintaspublik.com, Senin (17/5/2021).

BACA JUGA  Lestarikan Budaya, Martahan Sitohang Bangun Galeri Musik Batak di Samosir

Pengunjung mengalami kecelakaan di harian Boho/ist

Menurut Boru Sitohang ini banyak pengendara yang tidak menjaga sopan santun, mengendarai sepeda motor sesukanya.

"Ada juga pengunjung yang berdiri di sepeda motornya dengan mengeluarkan suara-suara yang keras-keras, kami sangat-sangat terganggu.Kemarin ada beberapa orang yang mengalami patah tulang karena kecelakaan, saya lihat sendiri, karena saya tinggal di dekat Puskesmas,"terangnya.

"Sudah banyak yang mengalami kecelakaan, ada yang patah tulang dan bahkan ada meninggal dunia. Kami minta pengunjung khususnya pengendara bersikaplah sopan, jangan ugal-ugalan dijalan, dan karena ini daerah pemukiman laju kendaraan juga seharusnya berlahan baik mobil pribadi maupun sepeda motor,"tambah Boru Tohang, bahwa beberapa pengendara sepeda juga telah ada yang menyenggol warga mengakibatkan warga Harian Boho mengalami celaka.

LIHAT JUGA Air Terjun Efrata di Harian Boho 

Boru Sitohang ini juga meminta, agar kepolisian dan pemerintah kabupaten Samosir menempatkan petugas keamanan yang mumpuni, agar suasana wisata di Harian Boho, khususnya Bukit Sibea-bea, Bukit Holbung dan  Air terjun Efrata dapat aman dan kondusif.

"Daerah Harian Boho Inikan sudah ditetap sebagai lokasi wisata Samosir, kami harapkan adalah petugas yang mumpuni, baik petugas wisata maupun lalulintas, agar pengunjung yang mengunakan kendaraan tidak sembarangan lewat, apalagi ugal-ugalan dan mengunakan kenalpot racing, kalau boleh dirazialah yang mengunakan kenalpot racing itu, kami sudah gerah sekali,"ungkap Boru Sitohang, bahwa hal ini sudah disampaikan kepada wakil bupati langsung, tapi sejauh ini belum ada tindakan, demikian pihak kepolisian diharapkan turun ke Harian Boho.

"Kalau boleh ada polisi yang menjaga jalur harian boho ini, agar pemilik sepeda motor yang mengunakan kenalpot racing bisa di jaring. Yang pastinya kami senang banyak pengunjung di Harian Boho, tapi haruslah beretika dan sopan serta mematuhi protokol kesehatan. Kepada pengendara, khusunya yang mengunakan kenalpot racing janganlah masuk ke Harian Boho, kami juga punya kesabaran,"tutupnya.

BACA JUGA  Mengharukan, 3 Pria Sitohang Ini Mainkan Seruling Batak Untuk Menghormati Kepergian Orang tua, Guntur Sitohang


Penulis   ; tagor
Editor     : tagor




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.