Header Ads


KPw BI Pematangsiantar dan Kabupaten Batubara Bersinergi dalam Penguatan Ekonomi


LINTAS PUBLIK-BATUBARA, Sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar dengan Kabupaten Batubara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batubara terus dilakukan. 

LIHAT JUGA HKBP Tigaras Dibangun 1930 

KPw BI Pematangsiantar dan Kabupaten Batubara Bersinergi dalam Penguatan Ekonomi

Sinergisitas tersebut dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Pematangsiantar dan Pemerintah Kabupaten Batubara pada Senin (7/6/2021) di Aula Rumah Dinas Bupati Batubara. Acara dihadiri oleh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara. 

Bupati Batubara, Ir. H. Zahir, M.AP menyampaikan penandatanganan nota kesepahaman antara KPwBI Pematangsiantar dengan Pemkab Batubara merupakan bukti nyata dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Batubara dalam pembangunan dan penguatan ekonomi Kabupaten Batubara, khususnya dalam pengendalian inflasi dan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui optimalisasi kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Batubara dan pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Batubara.  

Pembentukan TP2DD Kabupaten Batubara merupakan tindaklanjut diterbitkannya Perpres No. 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. Percepatan dan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) di Kabupaten Batubabara diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan transparansi dan kesehatan fiskal serta mendorong integrasi ekonomi dan keuangan digital di Kabupaten Batubara. 

Pada pertemuan dimaksud juga dilaksanakan pelantikan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Kabupaten Batubara oleh Bupati Batubara. 

Edhi Rahmanto Hidayat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, mengapresiasi Pemkab Batubara yang aktif dalam mendukung berbagai program pengendalian inflasi dan upaya percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi daerah, diantaranya dengan melaporkan hasil program pengendalian inflasi ke Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP), pengisian data neraca pangan di website neraca akses pangan nasional dan berbagai kegiatan strategis dan inovatif lainnya.


Penulis   : franki
Editor     : tagor


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.